Senin, 14 Januari 2013

4 Negara Asia yang Menjadi Macan Teknologi Dunia









Nama  : Atama Rena Perdana
Kelas   : 3KB01
NPM    : 21110205

          Banyak vendor teknologi asal Asia yang kini sangat disegani di dunia. Mengalahkan para pesaing berat dari benua-benua lainnya. Sebagian besar vendor tersebut berasal dari negara-negara tertentu. Mungkin karena di negara itu pemerintahnya memang sangat mendukung atau penduduknya suka bekerja keras dan mendayagunakan otaknya. Negara mana sajakah yang saat ini sangat diperhitungkan namanya sebagai macan teknologi dunia?

1.    Jepang
            Jepang dikenal memiliki tradisi teknologi tinggi sejak dahulu kala. Bahkan sejak tahun 1970-an, vendor asal Jepang merangsek sebagai merek papan atas di dunia. Seperti Sony yang pada zaman dahulu adalah pionir di berbagai bidang teknologi. Walkman, televisi Trinitron hingga Discman dipelopori oleh vendor yang satu ini.
            Nama Sony memang saat ini tengah tenggelam dan membukukan kerugian raksasa dalam laporan keuangan terakhirnya. Namun namanya tetap diperhitungkan. Masih banyak vendor Jepang yang lumayan berkibar di jagat elektronik meski saat ini tengah kelabakan bersaing dengan rival asal Korea Selatan. Dari Panasonic, Fujitsu ataupun Sharp.
            Di sektor kamera, vendor asal Jepang masih menempati posisi top. Nama seperti Canon, Olympus hingga Nikon semuanya berasal dari Jepang. Jepang juga berkirar di dunia robotika. Banyak robot canggih dikembangkan di sini, seperti Asimo buatan Honda.

2.    Korea Selatan
            Pada tahun 1961, Korea Selatan adalah negara miskin dengan pendapatan per kapita hanya USD 100. Namun melesat dengan cepat hingga saat ini menjadi negara maju, sering diistilahkan sebagai keajaiban sungai Han. Korsel punya berbagai konglomerasi yang mengglobal, sering disebut sebagai chaebol. Chaebol adalah konglomerasi yang dijalankan secara turun temurun oleh keluarga.
            Chaebol paling sukses adalah Samsung. Saat ini, salah satu divisinya yaitu Samsung Electronics adalah perusahaan elektronik dengan pendapatan terbesar di dunia. Mereka memproduksi hampir semua jenis perangkat berikut komponennya. Pada laporan keuangan terakhirnya, Samsung Electronics membukukan keuntungan di atas USD 8 miliar. Kesuksesan lini smartphone Android Galaxy dan penjualan tinggi perangkat televisi membuat nama Samsung kian meraksasa.
            Demikian juga dengan LG Electronics yang cukup berkibar. Terutama di perangkat elektronik rumah tangga, LG termasuk jagonya. Vendor lain yang lumayan diperhitungkan adalah Pantech. Di bidang robotika, Korsel pun serius mengembangkannya. Di 2005, Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengembangkan robot yang bisa berjalan, HUBO.

3.    Taiwan
            Taiwan termasuk negara yang saat ini memiliki banyak vendor teknologi kelas dunia. Salah satunya berkat dukungan pemerintah dengan pendirian Hsinchu Science and Industrial Park pada tahun 1980. Hsinchu Science Park (HSP) menjadi markas banyak perusahaan teknologi di bidang semikonduktor, komputer, telekomunikasi dan sebagainya. 400 perusahaan yang berdiri di sana menyumbang sekitar 10% GDP Taiwan pada tahun 2007.
            Memang banyak vendor asal Taiwan yang diperhitungkan namanya. Sebut saja Asus dan Acer, menempati posisi papan atas di industri komputer.Masih ada vendor lain yang lumayan terkenal secara global. Seperti MSI, Gigabyte, D Link, HTC, Ben Q dan AU Optronics. Honhai Precision Ltd atau yang sering disebut Foxconn juga berbasis di Taiwan. Foxconn adalah pabrikan yang merakit gadget terkenal seperti iPhone dan iPad.

4.    China
            Hampir semua jenis benda bisa diproduksi di China. Banyak pabrik bertebaran di China yang memproduksi perangkat elektronik. Namun tidak sekadar memproduksi barang elektronik pesanan, mulai banyak vendor asal China yang menggoyang pasar global. Seperti Lenovo yang kabarnya sudah menyalip HP sebagai produsen komputer terbesar di dunia.
            Tengok pula sepak terjang Huawei dan ZTE. Huawei saat ini adalah penyedia perangkat telekomunikasi terbesar di dunia, menggantikan Ericsson. Baik ZTE dan Huawei juga mulai serius di industri ponsel. Di mana ZTE dikabarkan sudah merangsek di posisi tiga produsen ponsel terbesar dunia. Vendor asal China kini mulai berusaha keras mengubah anggapan bahwa barang yang berasal dari sana tidak berkualitas. Dan tampaknya kerja keras tersebut mulai terbayar.

Sumber:
http://inet.detik.com/read/2013/01/11/121815/2139508/398/1/4-negara-asia-yang-menjadi-macan-teknologi-duniatopnews#bigpic




Ejaan yang Disempurnakan (EYD)









Nama  : Atama Rena Perdana
Kelas   : 3KB01
NPM    : 21110205


I. Pemakaian Huruf

A. Huruf Abjad
Abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf. Nama tiap huruf disertakan disebelahnya. A-Z (huruf besar) dan a-z (huruf kecil).
B. Huruf Vokal
Huruf yang melambangkan vokal dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf a, e, i, o, dan u.
Misalnya:
Anak-anak bermain di teras (téras).
Upacara itu dihadiri pejabat teras pemerintah.
Kami menonton film seri (séri).
Pcrtandingan itu berakhir seri.
C. Huruf Konsonan
Huruf-huruf yang melambangkan konsonan dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, r, s, t, v, w, x, y, z.
Misalnya:
bahasa, cakap, dua.
D. Huruf Diftong
Di dalam bahasa Indonesia terdapat diftong yang dilambangkan dengan ai, au, dan oi.
Misalnya:
Syaitan, saudara, boikot.
E. Gabungan Huruf Konsonan
Di dalam bahasa Indonesia terdapat empat gabungan huruf yang melambangkan konsonan yaitu kh, ng, ny, dan sy.
Misalnya:
Khusus, nyilu, nyata, syarat.
F. Pemenggalan Kata
1. Pemenggalan kata pada kata dasar dilakukan sebagai berikut.
a. Jika di tengah kata ada vokal yang berurutan, pemenggalan itu dilakukan di antara kedua huruf vokal itu.
Misalnya:
ma-in.          bu-ah.           
sa-at.      
b. Jika di tengah kata ada huruf konsonan, termasuk gabungan-huruf konsonan, di antara dua buah huruf vokal, pemenggalan dilakukan sebelum huruf konsonan.
Misalnya:
ba-pak.         ba-rang.           mu-ta-khir.
la-wan.          de-ngan.          ke-nyang.
c. Jika di tengah kata ada dua huruf kosonanyang berurutan, pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu. Gabungan huruf konsonan tidak pernah diceraikan.
Misalnya:
cap-lok.          Ap-ril.                                                                  
makh-luk.       bang-sa.
d. Jika di tengah kata ada tiga buah huruf konsonan atau lebih, pemenggalan dilakukan diantara huruf konsonan yang pertama dan huruf konsonan yang kedua.
Misalnya:
in-stru-men.    ul-tra.
in-fra.             bang-krut.
ben-trok.        ikh-las.
2. Imbuhan akhiran dan imbuhan awalan, termasuk awalan yang mengalami perubahan bentuk serta partikel yang biasanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya, dapat dipenggal pada pergantian baris. 
 Misalnya:
 makan-an.     me-rasa-kan.
 mem-bantu.    pergi-lah.
3. Jika suatu kata terdiri atas lebih dari satu unsur dan salah satu unsur itu dapat bergabung dengan unsur lain, pemenggalan dapat dilakukan (1) di antara unsur-unsur itu atau (2) pada unsur gabungan itu sesuai dengan kaidah 1a, 1b, 1c, dan 1d di atas. 
Misalnya:
bio-gra fi.                 bi -o-gra - fi.
foto-grafi.                 fo-to-gra-fi.
intro-speksi.             in-tro-spek-si.
kilo-gram.                ki-lo-gram.
kilo-meter.               ki-lo-me-ter.
pasca-panen.           pas-ca-pa-nen.

II. Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring

A. Huruf Kapital atau Huruf Besar
1. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
Misalnya:
Dia mengantuk.
Apa maksudnya?
2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.
Misalnya:
Adik bertanya, “Kapan kita pulang?”
“Kemarin engkau terlambat,” katanya.
3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci, termasauk kata ganti untuk tuhan.
Misalnya:
Allah.                                   Islam.
Yang Mahakuasa.                Quran.
4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.
Misalnya:
Mahaputra Yamin.               Imam Syafii.
Sultan Hasanuddin.             Nabi Ibrahim.
Haji Agus Salim.
5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama.  
Misalnya:
Wakil Presiden Adam Malik.           Profesor Supomo.
Perdana Menteri Nehru.                  Laksamana Muda Udara Husen Sastranegara.
B. Huruf Miring
1. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan.
Misalnya:
majalah Bahasa dan Kesusastraan.                       surat kabar Suara Karya.
buku Negarakertagama karangan Prapanca.
2. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata.
Misalnya:
Huruf pertama kata abad ialah a.
Dia bukan menipu, tetapi ditipu.
Bab ini tidak membicarakan penulisan huruf kapital.
3. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya. asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.
Misalnya:
Nama ilmiah buah manggis ialah Carcinia mangostana.
Politik divide et impera pernah merajalela di negeri ini.

III. Penulisan Kata

A. Kata Dasar
Kata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan.
Misalnya:
Ibu percaya bahwa engkau tahu.
Kantor pajak penuh sesak.
B. Kata Turunan
1. Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya.
Misalnya:
Bergeletar.   menengok.
Penetapan.
2. Jika bentuk dasar berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung atau mendahuluinya. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung, Bab V, Pasal E, Ayat 5).
Misalnya:
bertepuk tangan.      garis bawahi.
menganak sungai.    sebar luaskan.
3. Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung, Bab V, Pasal E, Ayat 5).
Misalnya:
menggarisbawahi.    menyebarluaskan.
dilipatgandakan.       penghancurleburan.
4. Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu ditulis serangkai.
Misalnya:
adipati.               mahasiswa.
aerodinamika.     mancanegara.
antarkota.           multilateral.
anumerta.            narapidana.

Sumber:

Jumat, 07 Desember 2012

Gelombang Otak



Nama  : Atama Rena Perdana
Kelas   : 3KB01
NPM    : 21110205

   Otak kita mentransmisikan kekuatan listrik. Meskipun daya listrik ini sangat lemah, mereka muncul dengan suatu cara yang spesifik seperti keadaan otak manusia. Kegiatan listrik di otak direpresentasikan dalam bentuk gelombang otak. Ada empat kategori gelombang otak ini. Para dokter mempunyai alat yang dapat mengukur gelombang otak. Jadi, gelombang otak ini telah lama dipergunakan oleh para dokter untuk mendeteksi adanya kelainan otak.

Beta.
   Ketika otak ada rangsangan yang tinggi dan mental kita berada dalam keadaan siap siaga, otak akan menghasilkan gelombang Beta. Gelombang ini mempunyai ketinggian yang rendah, tetapi mempunyai frekuensi paling tinggi dibandingkan dengan yang lainnya. Gelombang ini bergerak 15-40 kali dalam satu detiknya. Gelombang Beta dihasilkan dari kegiatan otak yang kuat. Seseorang yang berada dalam keadaan percakapan menghasilkan gelombang Beta. Seseorang yang sedang berdebat akan berada dalam keadaan Beta yang tinggi. Berpidato, mengajar, atau dalam acara tanya-jawab berada dalam keadaan gelombang otak Beta.
Alpha.
   Apakah gelombang Alpha itu? Gelombang Alpha adalah tanda dari keadaan yang santai dari otak kita. Gelombang Alpha didefinisikan sebagai gelombang dengan frekuensi 8012 Hz. Gelombang ini biasanya dihasilkan dari sinkronisasi antara otak kanan dan otak kiri. Gelombang ini juga dapat dijumpai pada otak kiri kita. Gelombang Alpha ini adalah gelombang otak yang dominan pada saat tubuh dan pikiran kita yang beristirahat.
   Gelombang Alpha juga banyak dijumpai di antara individu-individu yang kreatif, memiliki pikiran jernih, dan sedang dalam keadaan santai. Jika kita menutup mata selama satu menit atau lebih, kegiatan gelombang Alpha akan meningkat dengan drastis. Pada saat kita membuka mata, gelombang Beta (gelombang yang muncul saat kita stres) akan mendominasi. Sebagai perbandingan, ketika masih anak-anak, kita memiliki jumlah aktifitas gelombang Alpha yang lebih besar dibandingkan setelah kita dewasa. Gelombang Alpha telah lama dianggap sebagai gelombang yang paling sehat dibandingkan gelombang yang lain.
Berikut keuntungan dari aktifitas gelombang Alpha pada otak kita:
1. Pikiran yang santai dan tubuh yang santai.
2. Kreativitas yang tinggi.
3. Kemampuan menyelesaikan masalah.
4. Emosi yang stabil dan terkendali.
5. Kemampuan atletik yang optimal.
6. Berkurangnya rasa takut dan stres.
7. Semuanya seperti “mengalir”.
8. Kemampuan untuk belajar dengan cepat.
9. Fungsi kekebalan tubuh yang meningkat.
10. Berfikir positif.
11. Gelombang Alpha merupakan antidepresi yang alami.
12. Kemampuan berhubungan dengan orang lain.
Theta.
   Tingkat gelombang otak berikutnya adalah Theta. Gelombang ini mempunyai tinggi gelombang yang besar, tetapi dengan frekuensinya lebih rendah. Gelombang ini bergetar 5-8 kali dalam satu detik. Seseorang yang sedang beristirahat dari pekerjaan dan mulai mengkhayal biasanya berada dalam keadaan gelombang Theta. Seseorang yang sedang mengendarai mobil di jalan tol dan tiba tiba sadar tidak memerhatikan keadaan dalam 6 km terakhir berada dalam keadaan Theta.
Delta.
   Gelombang otak terakhir adalah Delta. Gelombang otak ini mempunyai tinggi gelombang paling besar dengan frekuensi paling rendah. Gelombang ini hanya bergetar lambat, yakni 1,4-4 kali dalam satu detiknya. Meskipun demikian, gelombang ini tidak sampai pada angka 0. Angka 0 menunjukkan bahwa otak kita mati. Tidur lelap tanpa mimpi akan membawa kita turun sampai frekuensi paling rendah, biasanya 2-3 kali dalam satu detiknya.
Gelombang yang muncul di otak kita.
   Ketika kita naik ke tempat tidur untuk beberapa menit sebelum mulai tidur, kita berada dalam keadaan Beta yang rendah. Ketika kita menutup buku yang kita baca, lalu mematikan lampu dan menutup mata, kita akan turun dari Beta ke Alpha, lalu ke Tetha, dan terakhir ke Delta ketika kita tertidur. Telah banyak diketahui bahwa manusia bermimpi dalam siklus 90 menit. Ketika gelombang Deta meningkat ke Tetha, mimpi yang aktif terjadi dan rasa itu benar-benar terjadi. Biasanya yang terjadi adalah gerakan mata yang cepat.
   Ketika seseorang bangun dari tidur lelap dan bersiap-siap untuk berdiri, gelombang otak akan meningkat sesuai dengan aktivitas otaknya. Gelombang akan meningkat dari Delta menuju Tetha, lalu ke Alpha, dan ketika bel alarm berhenti sampai ke Beta. Jika kita menekan tombol “snooze” di alarm kita, kita akan kembali ke Alpha, bahkan Tetha. Jika kita tertidur lelap lagi, akan masuk ke Delta.
   Pada saat proses bangun, saat mungkin mempertahankan keadaan Theta untuk beberapa waktu, misalnya 15 menit. Hal ini akan menyebabkan dalam otak kita mengalir ide tentang kejadian kemarin atau rencana kegiatan untuk hari yang akan datang. Waktu-waktu seperti ini merupakan waktu produktif dan merupakan suatu periode yang sangat berarti dengan aktivitas mental yang kreatif.
   Sebagai ringkasan, kita telah mengenal ada empat macam gelombang otak. Dari gelombang dengan tinggi gelombang yang besar dan frekuensi yang rendah, yaitu Tetha hingga tinggi gelombang yang rendah dan frekuensi yang tinggi, yaitu Beta. Tingkat gelombang otak ini berasal dari kegiatan yang bervariasi dari tidur lelap sampai kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Semua gelombang otak ini sama, tidak tergantung dari jenis kelamin dan umur. Gelombang ini juga sama untuk semua ras, suku, dan bangsa.

Daftar Pustaka.                                                         
Gardner, Howard.2003.Kecerdasan Majemuk.Jakarta: Interaksara.             
Kiyosaki, Robert T dan Sharon L.2002.Rich Kid Smart Kid.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Shichida, Makoto Ed.2003.The Mystery of The Right Brain.Jakarta: Elex Media Komputindo.

Peranan dan Fungsi Bahasa








Nama  : Atama Rena Perdana
Kelas   : 3KB01
NPM    : 21110205 

   Bahasa memiliki peranan dan fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri,  sebagai alat komunikasi, sebagai alat integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat melakukan kontrol sosial.
Dalam penulisan ilmiah, bahasa merupakan hal yang terpenting. Antara lain:
• Dalam hal penggunaan ejaan.
   Ejaan merupakan penggambaran bunyi bahasa dalam kaidah tulis menulis yang distandarisasikan yang meliputi pemakaian huruf, penulisan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca.
• Dalam hal penulisan kata.
Baik kata dasar, kata turunan, bentuk ulang, kata ganti, kata depan, kata sandang, maupun gabungan kata.
• Dalam penggunaan partikel.
   Partikel lah, kah, tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Contoh: Pergilah sekarang! Sedangkan partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya. Contoh: Jika engkau pergi, aku pun akan pergi. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai, seperti andaipun, ataupun, bagaimanapun, kalaupun, walaupun, meskipun, sekalipun.
• Dalam hal pemakaian Ragam Bahasa.
   Berdasarkan pemakaiannya, bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan fungsi, kedudukan, serta lingkungannya. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ragam tulis. Ragam lisan terdiri atas ragam lisan baku dan ragam lisan tak baku. Ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis tak baku.
• Dalam penulisan Singkatan dan Akronim.
   Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan jabatan atau pangkat diikuti tanda titik. Contoh: Muh. Yamin, S.H. (Sarjana Hukum ). Singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Contoh: dll. hlm. sda. Yth. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti tanda titik. Contoh: DPR GBHN KTP PT. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. Contoh: ABRI LAN IKIP SIM. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani.
• Dalam penulisan Angka dan Lambang Bilangan.
   Penulisan kata bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut. Contoh: Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua. Kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang dipakai berturut-turut. Contoh: Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima diperguruan tinggi itu.
• Dalam pemakaian tanda baca.
   Pemakaian tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik dua (:), tanda titik koma (;), tanda hubung (-), tanda pisah (_), tanda petik ("), tanda garis miring, (/) dan tanda penyingkat atau aprostop (').
• Dalam pemakaian imbuhan, awalan, dan akhiran.
   Dalam penulisan ilmiah, selain harus memperhatikan faktor kebahasaan, kita pun harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide. Dalam kaitan ini, kita harus memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan, kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.
Peranan Bahasa Indonesia Saat Ini.
   Indonesia terdiri atas berbagai suku dan etnis dengan latar belakang bahasa yang berbeda-beda. Oleh karena itu , diperlukan sebuah bahasa yang dapat menjadi bahasa Pemersatu, yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi, bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Kesepakatan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa di bentuk pada saat Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.
   Namun belakangan ini, pemakaian bahasa Indonesia disalah artikan oleh beberapa orang-orang tertentu dengan cara mempopulerkan bahasa Indonesia yang dicampur aduk, yaitu dengan mengkombinasikan bahsa Indonesia dengan bahsa asing, terutama bahasa Inggris.
Fungsi Bahasa Indonesia Secara Umum.
   Fungsi bahasa merupakan kunci untuk membuka wawasan dan pengetahuan. Hanya dengan bahasalah kita dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Walaupun bahasa Indonesia sudah berperan sebagai alat persatuan tetapi belum dapat berperan sebagai pengantar ilmu pengetahuan. Hal tersebut mengharuskan kita menerjemahkan semua buku ilmu pengetahuan di dunia ini ke dalam bahasa Indonesia.
   Dengan adanya informasi ilmiah dalam bahasa Indonesia tersebut, pasti akan ada kemajuan di bidang ilmu pengetahuan yang berarti meningkatkan mutu bahasa indonesia sebagai bahasa ilmiah. Bahasa dipakai sebagai alat mengungkap gagasan dan pikiran. Dengan begitu bahasa adalah alat komunikasi sekaligus alat untuk memahami isi dari komunikasi itu sendiri. Komunikasi antar-orang, termasuk komunikasi ilmuwan terhadap fenomena alam dan fenomena kebudayaan.
Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi.
   Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan kita untuk berbicara antara orang yang satu dengan yang lainnya. Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkkan, dan  ketahui kepada orang lain. Dengan komunikasi, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.
   Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahsa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki ciri khas tersendiri. Suatu simbol bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa Indonesia artinya kandang atau tempat. Tulisan adalah susunan dari simbol (huruf) yang dirangkai menjadi kata bermakna dan dituliskan. Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau atau silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara atau target komunikasi.
Fungsi Bahasa Sebagai Alat Mengembangkan Ilmu Pengetahuan.
   Dalam berkomunikasi sehari-hari, salah satu alat yang paling sering digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Begitu dekatnya kita kepada bahasa, terutama bahasa Indonesia, sehingga tidak dirasa perlu untuk mendalami dan mempelajari bahasa Indonesia secara lebih jauh. Akibatnya, sebagai pemakai bahasa, orang Indonesia tidak terampil menggunakan bahasa, Suatu kelemahan yang tidak disadari.
Komunikasi lisan atau non standar yang sangat praktis menyebabkan kita tidak teliti berbahasa. Akibatnya, kita mengalami kesulitan pada saat akan menggunakan bahasa tulis atau bahasa yang lebih standar dan teratur. 
   Pada saat dituntut untuk berbahasa’ bagi kepentingan yang lebih terarah dengan maksud tertentu, kita cenderung kaku. Kita akan berbahasa secara terbata-bata atau mencampurkan bahasa standar dengan bahasa non standar atau bahkan, mencampurkan bahasa atau istilah asing ke dalam uraian kita. Padahal, bahasa bersifat sangat luwes, sangat manipulatif. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu. Pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan menghasilkan buah pemikiran yang baik dan benar pula. Kenyataan bahwa bahasa Indonesia sebagai wujud identitas bahasa Indonesia menjadi sarana komunikasi di dalam masyarakat modern. Bahasa Indonesia bersikap luwes sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai sarana komunikasi masyarakat modern.

Sumber:

Minggu, 25 November 2012

Aplikasi Mikrokontroler (Percobaan 4)


Aplikasi mikrokontroler AT89S51 mempergunakan Modul Basic Training Kit Basic Training Kit ini terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut:
1. Mikrokontroler AT89S51
            Merupakan bagian utama Basic Training Kit dimana bagian ini merupakan konfigurasi minimum sistem Mikrokontroler untuk dapat digunakan.

Gambar di atas merupakan konfigurasi standar yang telah ditentukan sebagai dasar rangkaian dari  Mikrokontroler jenis AT89S/CXX.
                                                                                             
2. LED
            Rangkaian LED terdiri dari delapan buah LED yang dapat difungsikan sebagai keluaran 8-bit dari setiap port Mikrokontroler AT89S/CXX rangkaian LED ini terhubung ke PORT 3 Mikrokontroler. Jenis konfigurasi LED ini adalah aktif LOW.

3. PUSH-ON SWITCH
            Push-On pada kondisi defaultnya memberikan logika 1 (HIGH), dan hanya memberikan logika 0 (LOW) saat saklar tersebut ditekan, kemudian akan kembali memberikan logika 1 (HIGH) apabila penekanan saklar akhir. Rangkaian saklar ini tehubung ke PORT 2 Mikrokontroler.

4. 7 SEGMENT BCD 74LS47
            Rangkaian 7 segment ini merupakan rangkaian keluaran untuk mikrokontroler. Cara kerja rangkaian diatas adalah jika kita memberikan nilai biner 1 atau 0001 (4bit) pada pin A,B,C,D ic 74ls47 maka pada 7' segment akan tampil angka 1.

5. Rangkaian Aplikasi

 Struktur Penampil LED 7-segment

Hubungan antara port 0 dengan penampil 7 segment yang disusun sebagai berikut:

Mikrokonlroler
7 segment (Common Anode)
P0.0
Pin a
P0.1
Pin b
P0.2
Pin c
P0.3
Pin d
P0.4
Pin e
P0.5
Pin f
P0.6
Pin g
P0.7
Pin dot_point

            
       Dilihat dari struktur Port 0 pada gambar serta sifat-sifat dari Port 0, akan  lebih  mudah  mengkonfigurasi  LED dalam  7 segment  dengan Common Anode. Dengan demikian untuk menghidupkan atau menyalakan LED dipedukan logika '0' pada Port 0.
Tabel daftar Heksa dari tampilan angka pada 7-segment:

Tampilan Angka
P0.7
dp
P0.6
g
P0.5
f
P0.4
e
P0.3
d
P0.2
c
P0.1
b
PO.O
a
Heksa
0
1
1
0
0
0
0
0
0
CO
1
1
1
1
1
1
0
0
1
F1
2
1
0
1
0
0
I
0
0
A4
3
1
0
1
1
0
0
0
0
BO
4
1
0
0
1
1
0
0
]
99
5
1
0
0
1
0
0
1
0
92
6
1
0
0
0
0
0
1
0
82
7
1
1
1
1
1
0
0
0
F8
8
1
0
0
0
0
0
0
0
80
9
1
0
0
I
0
0
0
0
90

Contoh programnya:

$mod51
org 0h
start: mov r7,#0ah
mov dptr,#kata
ulang: clr a
movc a,@a + dptr
mov p2,a
acall delay
inc dptr
djnz r7,ulang
sjmp start
kata: db 0c0h, 0F9h, 0A4h, 0B0h, 99h, 92h, 82h, 0F8h, 80h, 90h
delay: mov r0,#2fh
lagi: djnz r2, lagi
djnz r1, lagi
djnz r0, lagi
ret
end